RSS

Senin, 28 Februari 2011

YA ROBBI... LAPANGKANLAH DADA KEDUANYA UNTUK SHOLAT

Ini adalah seorang anak yang diilhami Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk teguh, diberi taufiq untuk berada di atas kebenaran dan dilapangkan dadanya dengan keimanan setelah dia mendengar untaian-untaian kalimat jujur yang keluar dari guru dan teman-temannya tentang shalat, keagungan dan kedudukannya dalam syariat.

Maka dia pun mendatangi shalat, menjaga kelestariannya, sementara dia diuji dengan kedua orang tuanya yang tidak menjaga shalatnya.

Mulailah sang ibu mengkhawatirkan keluarnya anak ini dari rumah untuk shalat secara umum, terutama untuk shalat subuh. Bahkan sang ibu berusaha agar membuat sang anak mengecualikan subuh dari shalat-shalat lain (dengan tidak mendatanginya keluar dari rumah di pagi hari). Akan tetapi shalat telah tertanam dalam lubuk hati dan rohnya. Sang ayahpun berusaha untuk meringankan larangan sang ibu dengan berkata kepadanya, ‘Jangan engkau halangi keinginannya, itu adalah satu masa dari masa kanak-kanak’.

Hari pun berjalan, sementara apa yang diharapkan oleh sang ayah tidaklah terwujud. Di suatu pagi di hari Jum’at, sang ibu tidak mendengar langkah masuk dan datangnya sang anak dari shalat subuh. Dengan segera sang ibu berdiri

Senin, 07 Februari 2011

Allah akan lebih mencintaimu, Duhai istriku


“Wahai Istriku,,,

janganlah engkau terlampau mencintaiku. Aku hanyalah sekadar makhluk yang tiada daya upaya. Aku tidak akan pernah bisa membelamu, kecuali kalau Allah mengkaruniakan kekuatan kepadaku. Aku tidak akan pernah mampu memberi nafkah kepadamu walau satu rupiah pun. Kecuali kalau Allah menitipkan rizqi padaku”.

Renungan untuk kita semua

Allah berfirman:

Wahai manusia,,, Aku heran pada orang yang yakin akan kematian,, tapi ia hidup bersuka ria

Aku heran pada orang yang Yakin akan pertanggungjawaban segala amal perbuatan diakhirat,..

tapi ia asyik mengumpulkan dan menumpuk harta benda

Aku heran pada orang yang yakin akan kubur,,,

tapi ia tertawa terbahak-bahak

Aku heran pada orang yang yakin akan adanya alam akhirat,,,

tapi ia menjalani kehidupan dengan bersantai santai

Aku heran pada orang yang yakin akan kehancuran dunia,..

tapi ia menggantunginya..

Aku Heran pada entelektual yang bodoh dalam soal moral..

Aku heran pada orang yang bersuci dengan air,,,

sementara hatinya masih tetap kotor

Aku heran pada

TELAGA SYURGA

Kalimat demi kalimat melantun syahdu

dari mulut yang selalu bertasbih

mengagungkan asma Allah

Beriring hamdalah menggema

memenuhi ruangan masjid

disahut kicau burung memuji Sang Pencipta

Seketika kesejukan menyapa jiwa

membekas dalam sukma

dan tangis syukur tak terbendung lagi

Karena kasih sayang Illahi

telah halal singgasana cinta

Basmalah dan doa teruntai indah

membersamainya menapaki istana surga

memandangi keindahannya dengan ketakjuban

memaknainya penuh bahagia

Mimpi yang mewujud nyata

Kalaulah dahulu..

air mata tertumpah meminta belas kasihNya

atas segala kesedihan dan kepedihan

yang sempat singgah di ruang hati

Kini air mata kesyukuran

selalu ceria menghiasi

Mampukah Kita mencintainya???

Ini cerita Nyata,

*MAMPUKAH KITA MENCINTAI TANPA SYARAT* - - - sebuah perenungan

Pak Syuyatno... Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi, usia yg sudah senja

bahkan sudah mendekati malam, Pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi

dengan merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua. mereka menikah sudah lebih 32 tahun. Mereka dikarunia 4 orang anak disinilah awal cobaan menerpa, setelah istrinya melahirkan anak ke empat tiba2 kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi.

Perhiasan Dunia Akhirat

Bismillahirrahma...nirrahim....

Kenapa bidadari cemburu kepada wanita sholeha,..?

Karena ternyata Wanita Sholehah lebih mulia dari bidadari surga, keunggulannya yang digambarkan Rasulullah saw sebagai kelebihan yang tampak atas sesuatu yang tidak terlihat.

“ Ya..Rasulullah, manakah yang lebih utama, wanita dunia yang sholeha ataukah bidadari yang bermata jeli? ”

Beliau menjawab, “ Wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari-bidadari seperti kelebihan apa yang nampak dari apa yang tidak terlihat. ”

“ Mengapa wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari? ”

Jumat, 04 Februari 2011

Ketika Cinta Terurai Menjadi Perbuatan

Kulitnya hitam. Wajahnya jelek. Usianya tua.Waktu pertama kali masuk ke rumah wanita itu, hampir saja ia percaya kalau ia berada di rumah hantu. Lelaki kaya dan tampan itu sejenak ragu kembali. Sanggupkah ia menjalani keputusannya? Tapi ia segera kembali pada tekadnya. Ia sudah mem...utuskan untuk menikahi dan mencintai perempuan itu. Apapun resikonya.Suatu saat perempuan itu berkata padanya, "Ini emas-emasku yang sudah lama kutabung, pakailah ini untuk mencari wanita idamanmu, aku hanya membutuhkan status bahwa aku pernah menikah dan menjadi seorang istri." Tapi lelaki itu malah menjawab, "Aku sudah memutuskan untuk mencintaimu.Aku tak kan menikah lagi."Semua orang terheran-heran. Keluarga itu tetap utuh sepanjang hidup mereka. Bahkan mereka dikaruniai anak-anak dengan kecantikan dan ketampanan yang luar biasa.

Bertahun-tahun kemudian

Tiga Bulan Tidak Mampu Memandang Wajah Suami

Perkawinan itu telah berjalan empat tahun, namun pasangan suami istri itu belum dikaruniai seorang anak. Dan mulailah kanan kiri berbisik-bisik: “kok belum punya anak juga ya, masalahnya di siapa ya? Suaminya atau istrinya ya?”. Dari berbisik-bisik, akhirnya menjadi berisik.

Tanpa sepengetahuan siapa pun, suami istri itu pergi ke salah seorang dokter untuk konsultasi, dan melakukan pemeriksaaan. Hasil lab mengatakan bahwa sang istri adalah seorang wanita yang mandul, sementara sang suami tidak ada masalah apa pun dan tidak ada harapan bagi sang istri untuk sembuh dalam arti tidak peluang baginya untuk hamil dan mempunyai anak.

wanita sholehah Laksana rembulan


wanita sholehah
Laksana rembulan...
Menyinari insan bumi.

Jika ia memandang...
Dunia seakan tergetar karena ketulusannya
Jika ia berkata...
Dunia seakan terlena karena kelembutannya.
Jika ia tersenyum...
Duniapun ikut tersenyum karena keikhlasannya.

Laksana pelita...
Tubuh terbakar demi sebuah pengorbanan.
Menjadi penuntun di tengah gemerlapnya dunia.

Laksana sahabiyah...
Langkah kakinya bagai langkah Fatimah.
Hidupnya penuh ketenangan jiwa.
Karena hatinya selalu berdzikir

Untukmu wahai Wanita sholeha


Wanita solehah...
jagalah auratmu,
Pagari pergaulanmu,
jadikan sifat malu sebagai pengikat diri,
Seindah perhiasan di dunia ini.

Keayuan wanita solehah itu,
tidak terletak pada kecantikan wajahnya,
Kemanisan wanita solehah,
tidak terletak pada kemanjaannya,
Daya tarik wanita solehah itu,