RSS

Senin, 07 Februari 2011

TELAGA SYURGA

Kalimat demi kalimat melantun syahdu

dari mulut yang selalu bertasbih

mengagungkan asma Allah

Beriring hamdalah menggema

memenuhi ruangan masjid

disahut kicau burung memuji Sang Pencipta

Seketika kesejukan menyapa jiwa

membekas dalam sukma

dan tangis syukur tak terbendung lagi

Karena kasih sayang Illahi

telah halal singgasana cinta

Basmalah dan doa teruntai indah

membersamainya menapaki istana surga

memandangi keindahannya dengan ketakjuban

memaknainya penuh bahagia

Mimpi yang mewujud nyata

Kalaulah dahulu..

air mata tertumpah meminta belas kasihNya

atas segala kesedihan dan kepedihan

yang sempat singgah di ruang hati

Kini air mata kesyukuran

selalu ceria menghiasi

Dengan rahmatNya,

Telah dia temukan aku yang sempat terserak

lalu dibersihkannya dengan air

dan dipasangkan lembut pada iganya

sehingga dekat di hati untuk slalu disayang

dekat pula dengan tangannya untuk senantiasa dilindungi

Bersamanya bagai berada dalam telaga surga

yang airnya sejuk mengaliri pori-pori

melahirkan jiwa yang tenang

diguyur oleh air jernih berkilau laksana mutiara

Dan batinku selalu tertinggal di sana

memeluk bayangnya yang seakan tak mau pergi

Maka kupinta ia

membawaku pergi membersamainya

Berbekal cinta illahiyah

berkendaraan semangat jihad fii sabiilillaah

ia ajarkan aku untuk selalu

mengukir indah senyum kesyukuran

yang menyejukkan orang-orang di sekitarnya

Telaga surga itu tak akan kering

walau airnya engkau reguk sepuasnya

Air suci keikhlasan

yang menyejukkan orang meminumnya

sehingga tak lagi dahaga

walau berjalan di atas sahara..

Duhai kekasih hati..

Cinta ini suci karena keimanan

Tak banyak kata yang dapat kurangkai

selain kesyukuran dan saling setia

untuk menjaganya hingga

bertemu kembali di istana surga yang abadi

By : Puspita Dewi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar