RSS

Jumat, 10 Februari 2012

Rukun Islam


"Dari Ibnu Umar r.a. berkat, Rasulullah SAW. bersabda, 'Bangunan Islam ditegakkan di atas lima tiang: bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah; mendirikan shalat; membayar zakat; melaksanakan ibadah haji; dan berpuasa di bulan Ramadhan.' " (Hr. Imam Bukhari dan Muslim)

Dari hadits di atas dijelaskan bahwa Islam tegak dengan lima tiang(perkara);


  1. Bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adlah utusan Allah
  2. Mendirikan Shalat
  3. membayar zakat
  4. melaksanakan haji
  5. berpuasa di bulan Ramadhan


Lima perkara di atas juga sering kita sebuk sebagai rukun ISLAM. Mungkin, kita semua pernah diajarkan dan disuruh menghafal ke-lima perkara tersebut ketika masih kecil atau saat mengaji di surau/musola dan TPA dan ketika pulang kerumah dengan bangga kita paparkan di depan orang tua kita "ayah, ibu, aku sudah bisa hafal rukun islam loh....".


Mungkin sekarang kita semua masih hafal lima perkara itu atau bahkan ada yang sudah lupa??? Na'uzubillah. semoga kita semua masih baik ingatannya.


Apakah Rukun Islam ini terlepas tanggungjawabnya dari kita setelah kita menghafalnya??
Tentu tidak teman!!


Mari lihat diri kita, apakah semua tiang itu telah kita tegakkan?? atau malah kita yang paling gencar menghancurkannya???


Saya teringat beberapa kejadian yang sempat membakar hati seluruh umat Islam. Ketika Rasul kita Muhammad SAW. dijadikan olok-olok lewat karikatur yang sangat hina. Sontak kita semua berang, mencak-mencak bahkan menghujat bin mencaci maki orang yang telah membuat karikatur tersebut. Hal itu kita lakukan karena rasa cinta kita terhadap Rasulullah SAW. dan tidak mau ada seorangpun yang menghina agama Islam tercinta.


Belum padam api di dada, isu pembakaran Al-Qur'an pun timbul. Lagi-lagi ada saja orang membuat ubun-ubun ini serasa mendidih hingga terbersit kata JIHAD di dalam pikiran kita, agar Islam ini tegak dan tidak ada yang mengganggunya.


Namun sadarkah teman??? kita adalah MUSUH DALAM SELIMUT, bahkan mungkin lebih parah lagi!


Secara sadar ataupun tidak. kitalah yang menghancurkan tiang-tiang Islam ini, kitalah yang membuat mereka berani berbuat demikian tanpa takut sedikitpun. JANGAN HERAN TEMAN!!


Jujurlah pada diri kita.


Sudah berapa kali kita meninggalkan Shalat tanpa merasa bersalah sedikitpun??


Ada berapa orang laki-laki baligh di keluarga kita yang malas shalat berjama'ah di mesjid??


Adakah kita benar-benar menanggapi panggilan Adzan?? atau hanya berhenti sejenak namun kembali kepada keduniaan kita??


Sudahkah kita membayar zakat?? atau kita terus beranggapan belum wajib zakat sedangkan kita terus menghias dunia yang hanya sesaat ini??


sudahkah kita tunaikan haji?? atau kita selalu beranggapan belum mampu sedangkan melancong tiap tahun entah kemana selalu kita paksakan??


Adakah kita benar-benar BERPUASA di bulan Ramadhan?? atau hanya menunda lapar bahkan makin berlebih-lebih???


Maaf teman, saya tidak bermaksud menyudutkan. tapi inilah kita, menganggap diri Islam sejati tapi malu menjadi Muslim!!


Mari teman. Mulai sekarang kita hilangkan semua keburukan itu dan kita berusaha sekuat tenaga untuk menjadi muslim sejati.


"Hidup ini singkat teman. Janganlah kita terperdaya dengan dunia ini, kelak akan ada kehidupan yang abadi dan dunia ini hanya tempat mengumpulkan bekal...."


Maaf jika ada yang salah karena itu berasal dari kebodohan saya dan segala kebenaran datangnya dari Allah SWT.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar